UGM dan TEMPO
Kawan
Beberapa hari lalu penelitian dari Jurusan Ilmu Komunikasi FISIPOL UGM cukup mengagetkan. Initinya berita Majalah Tempo dan Koran Tempo melanggar kode etik wartawan Indonesia. Pilihan kata dan konstruksi kalimat dalam memngabarkan soal tindak-tanduk Asia Agri tidak mencerminkan sosok penutur yang netral.
Benarkah?
Tentu saja tuduhan itu bukan tanpa dasar. Ada landasan teori, motodologi, hipotesis, serta hasil telisik yang baik. Secara akdemik, perangkat ini bisa dipertanggungjawabkan. Namun ada hal lain yang cukup mengganggu, penelitian ini dibiayai oleh Asian Agri. Dahi kemudian mengerut, tidakkah indepedensi dari penelitian terganggu?
Di luar dari persoalan itu, mungkin bagi Tempo, ini adalah masukkan berharga, dimana idealisme untuk mengungkap dugaan perbuatan salah, tidak harus menjadi silap.
Den..