Tempat

Cerita Dari Dalam

Ada Apa Dengan Soeharto? (bagian 2)

Okelah, ada yang buruk dari era Soeharto. Tapi jangan pula menjadi amnesia terbatas, melupakan perannya bagi bangsa ini. Penghujatan yang ia terima seolah-olah ia tak pernah sama sekali berjasa.
Caci maki yang diarahkan kepadanya juga tak sedap didengar telinga. Menunjukkan yang mencaci tak lebih beradab dibanding dengannya.

Mungkin ratusan aktivis yang pernah merasakan perihnya penindasan Soeharto tidak akan sepakat denganku. Tapi jangan lupakan pula jutaan orang yang lebih bahagia pada masa pemerintahannya.

Harta keluarga Cendana memang bikin silau. Mungkin memang didapat dari menggerogoti ekonomi negara ini. Tapi ia tak sendiri. Banyak pula kroni-kroni cendana yang menumpuk harta, entah halal atau haram. Konglomerat hitam berseliweran dengan bebas.

Jika memang masalah penegakan hukum. Jangan diskriminatif. Sikat semuanya. Jangan lupa pula menghajar pada pemerintahan sekarang. Toh, bau KKN masih tajam menyengat. Jika Soeharto berhasil dihukum karena ia memang terbukti bersalah, saya setuju. Nah, setelah itu saya yakin lebih dari separuh bangsa ini juga akan mendekam di penjara. Baguslah.

Semua elemen bangsa ini rusak. Apa itu dosa Soeharto saja? Ini dosa bersama (mungkin Soeharto porsinya lebih gede lah).

Setidaknya jaman Soeharto tak ada antri minyak, beras, tempe tahu langka, terorisme, demo yang membikin tambah macet. Buat anak sekolah juga enak, ngapalin butir-butir pancasila, apalagi menteri di kabinet yang hampir tidak pernah di reshuffle.

Dan satu lagi : saya ga akan pernah jadi buruh pabrik sini. Karena dibredel dan tak mungkin terbit lagi.

18 Januari 2008 - Ditulis oleh anthem24 | opini | , | 1 Komentar

1 Komentar »

  1. pertamax lagi deh.

    Jangan lupa menyaksikan siaran langsungnya ya, pak.

    Komentar oleh anwarchandra | 18 Januari 2008 | Balas


Tinggalkan komentar